top of page

Di Indonesia mungkin penggunaan kantong plastik masih semena-mena

  • Jul 6, 2017
  • 4 min read

Coba bandingkan dengan pemerintah Italia | jual spunbond bag

Itulah jumlah sampah plastik yang akan kita bawa pulang ke rumah. Biasanya kantong plastik bekas belanja akan dipakai untuk membungkus, ditaro di keranjang sampah, hingga dikumpulkan untuk kantong cadangan.Di Indonesia mungkin penggunaan kantong plastik masih semena-mena. Coba bandingkan dengan pemerintah Italia yang secara resmi melarang penggunaan kantong plastik (tas kresek) sejak tahun 2011. Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi mengeluarkan aturan yang melarang toko dan supermarket menggunakan tas kresek.Aturan ini, membuat Italia menjadi negara Uni Eropa pertama yang memberlakukan larangan pemakaian tas kresek.

Kabarnya, Prancis juga mulai menyusul Italia.Beda di Italia, beda di Indonesia. Faktanya tidak semua orang bisa langsung mengucapkan “Saya Anti Tas Kresek!” Pelarangan pemakaian tas kresek sepertinya akan mengganggu hajat hidup orang banyak. Namun setidaknya kini telah mulai bermunculan gerakan sosial pengurangan pemakaian tas kresek dengan cara membawa tas belanja sendiri. Gerakan ini muncul karena mereka galau melihat budaya tas kresek yang semakin merajalela. Kegalauan apa saja yang membuat tas kresek ini patut kita kurangi penggunaannya.

Kalau mendengar kata belanja, yang terbayang sepertinya tidak akan jauh dari kantong plastik kresek atau tas kresek. Kalau tidak percaya, silahkan iseng ke pasar swalayan, dan di sana kita akan menemui para pembeli yang menenteng tas kresek berisi barang belanjaan lebih dari dua buah. Berbelanja di pasar tradisional juga tidak jauh berbeda. Jika kita belanja di satu lapak, biasanya akan dapat bonus dari penjual minimal 1 buah kresek. Tinggal hitung saja, berapa lapak yang kitas singgahi.

TOTE = “TO CARRY” | jual spunbond bag

Totebag diharapkan dapat menggeser posisi kantong plastik yang berbahaya. Penggantian tas plastik dengan tas pengganti telah dilakukan di berbagai negara seperti Singapura, Hongkong, Cina, Belgia, Australia dan masih banyak negara lainnya. Himbauan menggunakan tas yang dapat digunakan kembali semakin gencar diserukan dimana-mana. Totebag sebagai reusable bag memiliki beragam manfaat, salah satunya adalah mengurangi penggunaan plastik yang dapat mencemari lingkungan.

Kami menyadari bahwa tas tidak hanya sebagai tempat untuk membawa segala macam barang atau keperluan kita. Sebuah tas bisa membawa informasi, kampanye, atau membawa sebuah simbol atau status tertentu. Oleh karena itu, kami akan terus membuat tote bag yang sesuai dengan mood dan keunikan sang pemesan.

Whitebag merupakan sebuah kolaborasi beberapa anak muda, untuk menciptakan image totebag yang baru dan berbeda.Tote adalah sebuah istilah yang berarti “to carry” / “carry on the shoulder” jadi totebag adalah tas yang dipikul pada bahu.Tas adalah bagian yang tak terpisahkan dengan fashion, dan totebag adalah tas yang selalu “IN” disetiap tahun. Totebag sebagai reusable bag atau tas belanja yang bisa digunakan kembali merupakan salah satu barang yang sering digunakan sebagian wanita.

Kantung plastik ini sudah menjadi tradisi mendarah-daging dalam dunia jual beli | Jual spunbond bag

Sedangkan jenis sampah lainnya adalah sampah organik, yaitu sampah yang berasal dari sisa-sisa tubuh makhluk hidup (hewan maupun tumbuhan). Sampah organik mudah diuraikan dengan proses alami dan berlangsung cepat. Contoh sampah organik yaitu sampah sisa dapur, daun-daunan, daging, sayur, buah, tepung, dan lain-lain.Plastik sendiri dapat diartikan sebagai polimer bercabang atau linear yang dapat dilelehkan atau dilunakkan dengan menggunakan api atau suhu panas lainnya.[2] Pendapat lain mengatakan bahwa plastik adalah bahan yang mempunyai derajat kekristalan lebih rendah daripada serat, dan dapat dilunakkan atau dicetak pada suhu tinggi (suhu peralihan kacanya diatas suhu ruang), jika tidak banyak bersambung silang.

[3]Plastik merupakan bahan sintesis yang biasa disebut polimer. Polimer terdiri dari dua bentuk yakni polimer sintesis dan polimer alami. Contoh polimer alami yang biasa kita lihat seperti karet, ban kendaraan, kapas, wol, kayu, dan lain sebagainya. Sedangkan polimersintesis, salah satu contohnya dalah kantong plastik yang biasa kita gunakan untuk mengangkut barang belanjaan.[4]Seperti yang kita tahu, dewasa ini kebutuhan manusia sudah semakin kompleks dan berkembang. Berbagai macam barang untuk kebutuhan sehari-hari sudah disediakan oleh alam, dan hal itu dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia sudah pandai mengelola hasil alam tersebut untuk dikumpulkan, dan didistribusikan untuk mengambil keuntungan.Di zaman sekarang, sudah banyak ditemukan tempat penyaluran barang-barang di berbagai tempat.

Mulai dari sebuah desa kecil yang hanya mempunyai pasar tradisional sebagai tempat pendistribusian barang, hingga megasupermarket modern yang banyak terdapat di pusat kota. Hal itu membuat manusia zaman sekarang lebih akrab dengan transaksi jual beli, alat penukaran, hingga alat pembungkus barang yang telah dibeli.Baik itu di pedalaman maupun di pusat kota, tentu kita tak asing lagi dengan alat pembungkus barang-barang yang telah kita beli, yaitu kantung plastik, atau lebih dikenal dengan istilah kresek.Kantung plastik ini sudah menjadi tradisi mendarah-daging dalam dunia jual beli. Dari dua jenis sampah, plastik sendiri dapat dimasukkan dalam golongan sampah non-organik.

Sampah non-organik atau anorganik adalah sampah yang berasal dari sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui serta proses industri. Sampah anorganik memerlukan jangka waktu yang sangat lama untuk terurai, bahkan beberapa di antaranya tidak dapat diuraikan.[1] Jadi sebaiknya sampah anorganik ini di daur ulang kembali agar tak menjadi sampah yang memberati tugas alam untuk menguraikan sampah-sampah tersebut. Contoh lain dari sampah anorganik ini adalah kertas, karton, kaleng, kaca, stryrofoam, benda dari kulit, dan sebagainya.

Comments


Goodybag Tangerang
Goodybag.id
Follow "THIS JUST IN"
  • Facebook Basic Black
  • Twitter Basic Black
  • Black Google+ Icon

Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page