top of page

Tas Kanvas (Totebag), Pengganti Kantong Kresek

  • Jul 5, 2017
  • 4 min read

” Aksi kecil, membawa manfaat besar untuk Bumi” | jual spunbond

Di sini saya ingin memperkenalkan totebag atau tas bahu bahan kanvas yang siap menggantikan plastik, dan kita menjadi salah satu bagian dari pelestari lingkungan yang bisa mengurangi penggunaan plastik. Ganti kantong plastikmu dengan totebag kanvas. Ada macam-macam totebag yang ditawarkan. Ada totebag polos, ada juga totebag bergambar. Bahkan kamu juga bisa membuat totebag dengan desain sendiri (syarat dan ketentuan berlaku).Totebag ini terbuat dari bahan kanvas yang bisa dicuci jika kotor, kuat juga untuk membawa barang yang berat.

Saya sendiri, sebagai pemilik kanvas polos lina kemana-mana selalu membawa totebag kanvas. Misalnya, ketika saya membeli beras 5 kg, saya menolak memakai kresek untuk membawa beras, saya langsung memasukkan beras ke totebag kanvas yang saya bawa.Mari kita mulai cintai bumi dengan melakukan hal kecil, menolak tas/kantong kresek saat belanja di swalayan. Gunakan tasmu atau totebagmu sendiri, sebagai kantong.

Totebag kanvas mempunyai banyak fungsi, bisa buat tas belanjaan, bisa buat bergaya, bisa buat ke kampus, bisa buat ke mall, bisa buat ke sekolah, bisa buat kursus, bisa buat les, bisa buat macem-macem. Satu tas bisa buat semuanya. Totebag kanvas ini juga bisa mengurangi pemakaian plastik kresek, lho.

Swalayan seperti indo**** dan alfa**** menjamur di mana-mana, ditambah swalayan besar yang juga sangat banyak sekali. Orang sudah terbiasa belanja keperluan di swalayan.

Perilaku orang bolak balik swalayan dalam satu hari. Pagi beli kopi, hasilnya 1 kresek, siang beli mie dan detergen hasilnya 2 kresek, malam beli biskuit dan sabun mandi, hasilnya 2 kresek. Dalam sehari 1 orang menghasilkan 5 kresek. Lalu dikalikan 100 orang yang keluar masuk swalayan, hasilnya 500 kresek menjadi sampah. Ini baru hitungan untuk 1 swalayan, di Jakarta saja ada ribuan swalayan. Kantong kresek juga sering digunakan di warung dan toko. Tak terbayang banyaknya sampah plastik yang ada di sekitar kita. Di sini kita tidak akan berpanjang lebar ngomongin tentang plastik. Pembicaraan tentang plastik yang sulit hancur telah banyak menjadi topik tulisan tentang #GoGreen.

Yuk Ganti Kantong Plastik dengan Tas Ramah Lingkungan | Jual spunbond

Menggunakan tas belanja yang ada di sebagian tempat pembelanjaan yang berbahan kanvas atau kain akan membuat Prelovers lebih terlihat modern.Beberapa fakta tentang pemakaian kantong plastik yang perlu kita ketahui yaitu sebanyak lebih dari 2 triliun kantong plastik digunakan setiap tahun di seluruh dunia. Satu kantong plastik membutuhkan waktu untuk diurai sekitar 1000 tahun lamanya.

Menyelamatkan bumi dari sampah plastik menjadi tanggung jawab kita semua. Memakai kantong plastik memang bukan barang haram, namun kepedulian dari semua pihak dalam penggunaan plastik untuk meminimalisir. Hal ini sangat membantu dalam menghambat pemanasan global.

Tas belanja saat ini banyak dimanfaatkan sebagai pengganti kantong plastik ketika belanja. Belanja tentu hal yang sangat menyenangkan, apalagi bagi para wanita, bahkan belanja menjadi kegiatan rutin setiap awal bulan yang pasti setelah uang gajian sampai di atm Prelovers.

Ketika belanja atau membeli suatu barang biasanya Prelovers ditawarkan menggunakan tas belanja untuk memudahkan Prelovers dalam membawa barang belanjaannya. Tas belanja yang ditawarkan biasanya berbahan bahan kresek atau plastik. Bahan tas belanja plastik yang memiliki desain yang kurang menarik biasanya hanya dipakai sekali saja dan hal ini membuat sampah plastik setiap harinya berjumlah sangat fantastis. Kita akui harga tas belanja yang terbuat dari kanvas atau kain akan terlihat lebih mahal dari kantong plastik, akan tetapi, jauh lebih hemat karena dapat digunakan berulang-ulang kali so pasti dapat didaur ulang dan ramah lingkungan.

Belanja Tanpa Kantong Plastik | jual spunbond

Plastik memang musuh lingkungan yang belum banyak diketahui orang. Kalaupun tahu, kebanyakan memilih untuk tidak peduli atau pura-pura tidak tahu. Wajar saja, kantong plastik yang selalu diberi gratis saat berbelanja memang menawarkan kepraktisan untuk membawa bawang belanjaan.Padahal di balik kemudahan itu, plastik menyimpan bahaya yang menyeramkan. Bahan-bahan plastik kebanyakan mengandung racun yang tak hanya merusak tanah, tapi juga organ tubuhmanusia.

Contoh paling sederhana adalah plastik polimer sintetik atau plastik yang terbuat dari polyethylene (PE).

Plastik ini lebih dikenal masyarakat sebagai kan-tong/tas kresek. Ketika dibuang, kantong plastik ini butuh waktu ratusan tahun agar bisa diurai tanah.Selama waktu yangpanjang itu.plastikakan mencemari tanah. Mau dibakar? Sama bahayanya. Karena asap dari kantong kresek dapat menimbulkan senyawa berbahaya. Semakin ironis karena untuk membuat kantong plastik dibutuhkan ratusan ribu galon minyak bumi, yang bisa menimbulkan efek rumah kaca. Ujung-ujungnya, warga dunia akan merasakan efek pemanasan global yang kini mulai terasa dan terlihat dampaknya di berbagai belahan dunia.

GERAKAN mengurangi penggunaan kantong plastik semakin menggema. Cara yang dilakukan pun beragam. Mulai aksi pribadi, membuat cause di Facebook, hingga berbisnis tas ramah lingkungan."Enggak usah pakai plastik, Mbak. Nanti saya masukkan ke tas saja," ujar Yuliana, 24, saat berbelanja di sebuah minimarket. Selesai membayar, barang belanjaan itu lantas diselipkan dalam tas ransel ukuran sedang yang dipanggulnya.

Kebiasaan menolak kantong plastik ini sudah dilakukan Yuliana sejak setahun lalu. Ia menyebut aksi ini sebagai, "bentuk paling kecil yang bisa dilakukan untuk memperbaiki lingkungan"."Soal buang sampah,terkadang saya masih suka sembarangan. Nah, menolak kantong plastik atau membawa tas belanja sendiri, buat saya lebih gampang," katanya. "Biasanya sayamernbawa tas yang bisa dilipat atau kantong plastik bekas dari rumah. Kalau perlu tinggal dipakai, praktis," tambah dia.

Kebiasaan yang kurang lebih sama itu juga dilakukanThrio Haryanto, 34. Thrio lebih suka menenteng tiga buku yang baru dia beli dibandingkan harus memasukkannya dalam kantong plastik."Sebagian mungkin menganggap aneh, termasuk kasir yang melayani saya. Ngapain beli buku banyak, tapi tidak mau diberi kantong plastik gratis? Justru dengan mengatakan ke kasir bahwa plastik itu tidak baik, paling tidak mereka jadi tahu," jelas Thrio.

Comments


Goodybag Tangerang
Goodybag.id
Follow "THIS JUST IN"
  • Facebook Basic Black
  • Twitter Basic Black
  • Black Google+ Icon

Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page